Bengkulu – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menanggapi santai fakta bahwa hanya satu kandidat yang mengembalikan formulir pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di Hotel Mercure, Minggu (5/10/25).

“Ya, tadi kan kita mendengarkan laporan dari ketua panitia, bahwa sampai hari ini yang mengembalikan formulir itu ada satu nama. Tapi saya kira itu biasa dalam dinamika Partai Golkar,” ujar Ahmad Doli Kurnia kepada wartawan.

Doli menilai kondisi tersebut merupakan hal wajar dalam proses politik internal partai. Menurutnya, Partai Golkar memiliki banyak kader potensial, dan dinamika menjelang musda adalah bagian dari mekanisme konsolidasi dan seleksi alami di tubuh partai.

“Saya dengar kemarin ada lima sebetulnya yang berniat untuk bertarung. Ada Pak Samsu Amanah, Pak Gusril, Ibu Derta, Pak Sumardi, dan Pak Syamsurachman. Kita selama ini memberikan kesempatan kepada mereka untuk melakukan konsolidasi, meyakinkan para stakeholder, pengurus DPD kabupaten-kabupaten, dan juga ormas-ormas di lingkungan Partai Golkar,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses akan dikembalikan kepada mekanisme Musyawarah Daerah (Musda) sesuai aturan organisasi.

“Nanti seperti apa hasil akhirnya, tentu kita serahkan ke dalam musyawarah daerah,” tambah Doli.

Terkait harapan DPP terhadap ketua yang akan terpilih, Doli menekankan pentingnya menjaga soliditas internal dan menerjemahkan hasil musyawarah menjadi langkah konkret dalam memperkuat posisi Golkar di Bengkulu.

“Harapan kita, ketua yang baru nanti bisa menjaga soliditas internal partai dan mampu menerjemahkan hasil musyawarah daerah menjadi program-program yang konkret dan nyata, untuk memenangkan agenda-agenda Partai Golkar ke depan,” tegasnya.

Musda XI Partai Golkar Bengkulu turut dihadiri oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Waketum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung, serta sejumlah tokoh politik dan ketua DPD partai di Provinsi Bengkulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *