Bengkulu –  Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bekerja sama dengan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bengkulumematangkan persiapan pelaksanaan program nikah balai gratis , di Sekretariat GOW, Kamis (16/10/25).

Rapat persiapan dipimpin langsung Ketua GOW Kota Bengkulu, Tri Aprida Yeni Ronny. Hadir pula Kepala DP3AP2KB Dewi Dharma, Kepala Dukcapil Widodo, Sekdis Kominfo Afri Candriani, perwakilan Kemenag Kota Bengkulu, camat, lurah, Ketua BMA, jajaran GOW, serta sepuluh pasang calon pengantin (catin) yang akan mengikuti program tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, para calon pengantin mendapatkan pembekalan mengenai mekanisme pelaksanaan nikah balai gratis yang akan digelar di Balai Merah Putih dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wakil Wali Kota Ronny Martika.

Selain teknis pelaksanaan, peserta juga diberikan edukasi penting terkait usia minimal menikah, yakni di atas 19 tahun, serta pemenuhan syarat administrasi agar tidak terkendala hukum. Tak hanya itu, DP3AP2KB juga memberikan sosialisasi tentang pencegahan stunting untuk membekali calon pasangan dalam membangun keluarga sehat dan sejahtera.

Program nikah balai gratis ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat. Semua fasilitas telah disiapkan secara cuma-cuma oleh Pemkot Bengkulu, mulai dari rias dan baju pengantin, biaya KUA/penghulu, mas kawin, biaya gedung, hingga konsumsi acara.

Ketua GOW Kota Bengkulu, Ny. Tri Aprida Yeni Ronny, menyampaikan apresiasi dan harapan agar program tersebut terus berlanjut serta menyentuh lebih banyak masyarakat kurang mampu yang ingin menikah.

“Iya, kita berharap program ini terus menyentuh masyarakat yang sekiranya tak terjangkau dan ingin melaksanakan pernikahan serta resepsi layaknya pasangan umum lainnya,” ujarnya.

Program nikah balai gratis ini merupakan bagian dari inisiatif Pemkot Bengkulu di bawah kepemimpinan Dedy Wahyudi – Ronny Martika untuk menciptakan masyarakat yang bahagia, sejahtera, dan berkeadilan sosial, terutama bagi mereka yang membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *