Bengkulu – Selain shalat wajib lima waktu, Islam juga mengenal berbagai jenis shalat sunnah yang memiliki keutamaan besar bagi umat Muslim. Shalat sunnah merupakan ibadah tambahan yang dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Namun, masih banyak umat Islam yang belum mengetahui seluruh jenisnya, termasuk Shalat Tasbih yang memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam.
Shalat Tasbih
Shalat Tasbih adalah salah satu shalat sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW untuk umatnya. Shalat ini terdiri dari empat rakaat dan di setiap rakaat dibacakan tasbih sebanyak 75 kali, sehingga total dalam satu kali shalat mencapai 300 kali tasbih. Bacaan tasbihnya adalah Subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaaha illallah, wallahu akbar.
Menurut penjelasan dari Detik.com, tata cara Shalat Tasbih dilakukan dengan membaca 15 kali tasbih setelah membaca Al-Fatihah dan surat pendek, kemudian 10 kali saat ruku’, 10 kali ketika i’tidal, 10 kali setelah sujud pertama, 10 kali saat duduk di antara dua sujud, dan 10 kali setelah sujud kedua. Shalat ini dapat dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam, kecuali pada waktu-waktu yang dilarang untuk shalat sunnah.
Dijelaskan oleh Kumparan.com, keutamaan Shalat Tasbih sangat besar karena dapat menjadi sebab diampuninya dosa-dosa, baik yang lama maupun yang baru, yang disengaja maupun tidak disengaja. Rasulullah SAW menganjurkan agar Shalat Tasbih dilakukan setiap hari jika mampu, atau setidaknya sekali dalam seumur hidup. Meskipun sebagian ulama berbeda pendapat mengenai kekuatan hadisnya, banyak ulama besar seperti Imam Al-Ghazali tetap menganjurkannya sebagai bentuk dzikir dan taubat kepada Allah.
Shalat Sunnah Lainnya
Selain Shalat Tasbih, ada pula beberapa jenis shalat sunnah lain yang jarang diketahui masyarakat, di antaranya:
- Shalat Awwabin – Dilaksanakan antara waktu Maghrib dan Isya. Menurut Baznas.go.id, shalat ini memiliki keutamaan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan menghapus dosa kecil yang dilakukan sepanjang hari.
- Shalat Dhuha – Dilaksanakan pada pagi hari setelah matahari terbit hingga menjelang Zuhur. Dalam keterangan Baznas.go.id, shalat ini menjadi amalan pembuka rezeki dan bentuk syukur atas nikmat tubuh yang diberikan Allah SWT.
- Shalat Istikharah – Dikerjakan ketika seseorang dihadapkan pada pilihan penting dalam hidup. Menurut Universitas Wira Buana, shalat ini menjadi sarana untuk memohon petunjuk agar Allah memberi keputusan terbaik bagi hambanya.
- Shalat Tahajjud – Dikerjakan pada malam hari setelah tidur, dan menjadi salah satu shalat yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Dalam penjelasan Wirabuana.ac.id, shalat ini merupakan tanda ketaatan dan kedekatan seorang hamba dengan Allah, terutama di waktu sepertiga malam terakhir.
- Shalat Taubat dan Shalat Istisqa – Shalat Taubat dilakukan untuk memohon ampun atas dosa-dosa, sedangkan Shalat Istisqa dilaksanakan untuk memohon turunnya hujan. Dua jenis shalat ini jarang dilakukan secara rutin, padahal memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi, sebagaimana dijelaskan oleh Badan Penghubung Provinsi Jambi (bnp.jambiprov.go.id).
Makna Spiritual dan Keutamaan
Menurut ulasan Ahmad Hanif Islamic Boarding School (ahibs.sch.id), shalat sunnah memiliki fungsi untuk memperbaiki dan menyempurnakan kekurangan dalam shalat wajib. Setiap gerakan dan doa dalam shalat sunnah merupakan bentuk komunikasi batin antara hamba dan Tuhannya. Melalui shalat-shalat sunnah seperti Tasbih, Awwabin, Dhuha, atau Tahajjud, seorang Muslim dapat memperkuat keimanan, menenangkan hati, serta mendapatkan ketenangan spiritual yang sulit ditemukan dalam aktivitas duniawi.
Kesimpulan
Shalat sunnah merupakan amalan yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak pahala dan menghapus dosa. Jenis-jenis shalat seperti Shalat Tasbih, Awwabin, Dhuha, Istikharah, dan Tahajjud memiliki keistimewaan masing-masing yang seharusnya menjadi bagian dari kebiasaan umat Islam. Dengan memahami tata cara dan keutamaannya, seorang Muslim dapat memperdalam ibadah dan mempererat hubungannya dengan Allah SWT.
Shalat bukan hanya kewajiban, tetapi juga sarana kedekatan dan ketenangan jiwa. Melalui shalat-shalat sunnah yang jarang diketahui ini, seorang hamba dapat merasakan makna ibadah yang lebih mendalam dan memperoleh keberkahan dalam hidupnya.








