Rejang Lebong – Kamis (9/10/2025) menjadi momen bersejarah bagi Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Untuk pertama kalinya, jabatan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) diamanahkan kepada seorang perempuan, Elva Mardiana, S.IP., M.Si., sosok inspiratif yang dikenal disiplin, humanis, dan berdedikasi tinggi terhadap reformasi tata kelola pemerintahan.

“Saya sangat bersyukur atas kepercayaan Pak Bupati. Ini kehormatan sekaligus amanah besar yang akan saya jalankan dengan sepenuh hati,” ujar Elva dengan nada penuh ketulusan.

Lulusan Magister Ilmu Pemerintahan dari STIAMI Jakarta ini telah meniti karier birokrasi sejak akhir 1990-an. Perjalanan panjangnya dimulai dari staf pemerintahan desa, camat, hingga kepala dinas di berbagai wilayah, mulai dari Kabupaten Lebong hingga Kepahiang, sebelum akhirnya dipercaya memimpin Sekretariat Daerah Rejang Lebong.

Sebagai ibu dari empat anak dan nenek dari satu cucu, Elva menjadi bukti bahwa profesionalisme dan peran keluarga dapat berjalan seimbang. Aktivitasnya dimulai sejak pukul tiga dini hari dengan rutinitas ibadah, menyiapkan sarapan keluarga, lalu melanjutkan dengan agenda rapat dan pekerjaan kantor.

“Disiplin adalah kunci. Saya tidak pernah membawa pekerjaan kantor ke rumah, karena waktu untuk keluarga juga penting,” tegasnya.

Dalam menjalankan tugas, Elva menekankan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan produktif. Ia menggagas sistem evaluasi kinerja mingguan, pemantauan absensi digital, serta kolaborasi pengawasan bersama Inspektorat dan Satpol PP untuk meningkatkan kedisiplinan ASN.

“Lingkungan kerja yang nyaman bisa meningkatkan semangat dan prestasi ASN. Kita ingin birokrasi Rejang Lebong benar-benar berorientasi pada pelayanan publik yang prima,” tambahnya.

Sepanjang kariernya, Elva telah mencatat sejumlah posisi penting:

  • Camat Lebong Atas (2010–2018)
  • Kepala Dinas Dukcapil Lebong (2018–2022)
  • Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kepahiang (2022–2025)

Kini, dengan pengalaman lebih dari dua dekade, integritas tinggi, serta gaya kepemimpinan yang inklusif, Elva Mardiana hadir sebagai representasi perempuan tangguh di dunia birokrasi lokal Bengkulu. Ia bukan sekadar pejabat administratif, melainkan inspirasi bagi generasi muda ASN untuk bekerja dengan hati dan dedikasi.

“Bekerja di pemerintahan bukan sekadar jabatan, tapi pengabdian. Selama saya diberi amanah, saya akan berusaha menanamkan budaya kerja yang jujur, cepat, dan tepat,” tutupnya penuh keyakinan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *