Bengkulu – Demam pada anak sering kali muncul atau meningkat di malam hari, membuat orang tua merasa cemas dan sulit beristirahat. Meski demikian, kondisi ini umumnya bisa diatasi di rumah dengan langkah yang tepat. Dalam artikel ini dijelaskan berbagai tips mengatasi anak yang mengalami panas di malam hari berdasarkan sumber medis dan portal kesehatan terpercaya.
Mengapa Anak Sering Panas di Malam Hari
Menurut penjelasan dari HaiBunda.com, suhu tubuh anak secara alami mengalami peningkatan pada sore hingga malam hari karena pengaruh ritme sirkadian. Hal ini membuat demam yang sebelumnya ringan bisa terasa lebih tinggi ketika malam. Selain itu, infeksi virus seperti flu atau batuk pilek juga sering menjadi penyebab utama anak mengalami demam malam hari.
Bodrexin.com menambahkan bahwa faktor lingkungan turut memengaruhi, seperti kamar yang terlalu hangat, ventilasi tertutup, atau pakaian tidur yang tebal. Hal-hal ini dapat memperburuk panas tubuh anak dan membuatnya sulit tidur nyenyak.
Langkah Pertolongan Saat Anak Demam Malam Hari
Untuk membantu anak lebih nyaman dan menurunkan panasnya, berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:
- Pastikan anak cukup minum.
Seperti dijelaskan oleh Liputan6.com, menjaga hidrasi sangat penting ketika anak demam. Beri air putih, sup hangat, atau ASI bagi bayi untuk mencegah dehidrasi yang bisa memperparah panas. - Gunakan pakaian dan selimut yang ringan.
Berdasarkan panduan dari AntaraNews.com, anak sebaiknya memakai pakaian tipis yang menyerap keringat. Hindari membungkus anak dengan selimut tebal karena bisa menahan panas tubuh. - Kompres dengan air hangat.
Kompres hangat di dahi, ketiak, dan lipatan paha selama 10–15 menit bisa membantu menurunkan suhu tubuh. Cara ini direkomendasikan dalam artikel kesehatan di Halodoc.com karena efektif membantu sirkulasi panas keluar dari tubuh. - Atur suhu ruangan.
Pastikan kamar tidak terlalu panas. Gunakan kipas atau pendingin udara, tetapi jangan arahkan langsung ke tubuh anak. Lingkungan yang nyaman membantu anak beristirahat dengan baik. - Berikan obat penurun panas jika diperlukan.
Menurut AntaraNews.com, obat seperti paracetamol atau ibuprofen boleh diberikan bila suhu tubuh anak sudah di atas 38°C dan terlihat tidak nyaman. Dosis harus sesuai anjuran dokter, terutama bagi anak di bawah lima tahun.
Kapan Harus ke Dokter
Meskipun sebagian besar kasus demam dapat diatasi di rumah, orang tua perlu waspada terhadap tanda bahaya. Bila demam anak tidak turun setelah tiga hari, disertai muntah, kejang, atau ruam yang menyebar, sebaiknya segera periksa ke dokter. Haibunda.com menjelaskan bahwa bayi di bawah tiga bulan dengan suhu tubuh di atas 38°C juga harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan.
Kesimpulan
Demam pada anak di malam hari adalah hal yang umum, namun tetap memerlukan perhatian khusus. Kunci utamanya adalah menjaga hidrasi, memberikan kenyamanan, dan memantau kondisi anak secara berkala. Berdasarkan informasi dari Halodoc.com, Liputan6.com, dan AntaraNews.com, penanganan yang cepat dan tepat dapat membantu anak pulih lebih cepat dan tidur lebih nyenyak.
Dengan perhatian dan ketenangan orang tua, demam anak bisa diatasi tanpa menimbulkan kepanikan berlebih.








